Instalasi PV Global Melampaui 2,2 TW pada Tahun 2024: Wawasan Laporan IEA PVPS
Program Sistem Pembangkit Listrik Fotovoltaik Badan Energi Internasional (IEA PVPS) telah merilis "Gambaran Pasar PV Global 2025" yang sangat dinantikan, yang merinci tahun yang luar biasa untuk energi surya pada tahun 2024. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa kapasitas fotovoltaik kumulatif dunia kini telah melampaui 2.2 terawatts (TW)dengan instalasi tahunan mencapai hingga602 gigawatt (GW).
Poin-Poin Penting dari Laporan Tersebut:
-
Cina terus mendominasi, memasang 357 GW—hampir 60% dari total global—dan melampaui 1 TW dalam kapasitas kumulatif.
-
Eropa ditambahkan 71,4 GW, dengan performa yang kuat dari Jerman (16,7 GW) dan Spanyol (7,5 GW).
-
Itu Amerika Serikat mengalami pertumbuhan yang kuat dengan 47,1 GW, ketika Brazil berkontribusi 14,3 GW.
-
India meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan instalasi tahun sebelumnya, mencapai 31,9 GW.
-
Pakistan muncul sebagai pemimpin yang tak terduga, memasang 17 GW—13 kali lipat volume tahun 2023—menempati peringkat keempat secara global.
-
Energi surya fotovoltaik kini menyumbang lebih dari 10% konsumsi listrik global, sebuah tonggak sejarah.
-
34 negara masing-masing memasang lebih dari 1 GW, meningkat dari 29 pada tahun 2023.
Dinamika dan Tantangan Pasar
Laporan ini juga menyoroti tantangan signifikan, termasuk kelebihan pasokan modul dan penurunan harga, yang mendorong instalasi tetapi memberikan tekanan finansial pada produsen. Integrasi dan pembatasan jaringan listrik menjadi perhatian yang semakin meningkat di pasar dengan penetrasi tinggi, mendorong investasi dalam sistem penyimpanan dan hibrida.
Wawasan Regional:
-
Asia-Pasifik (tidak termasuk China) menunjukkan hasil yang beragam, dengan Jepang dan Australia mengalami perlambatan.
-
Eropa Pertumbuhan tetap stabil, meskipun beberapa pasar seperti Spanyol dan Belanda mengalami perlambatan.
-
Benua Amerika Dipimpin oleh AS dan Brasil, dengan beberapa negara mengalami pertumbuhan baik di segmen utilitas skala besar maupun prosumer.
-
Afrika dan Timur Tengah terlihat aktivitas yang signifikan di Turki dan Afrika Selatan.
Menatap Masa Depan Tahun 2025
Sebagian besar negara IEA PVPS memperkirakan pertumbuhan yang stabil atau moderat pada tahun 2025. Pergeseran kebijakan, insentif manufaktur lokal, dan strategi pengelolaan jaringan yang terus berkembang akan membentuk fase selanjutnya dari revolusi energi surya.
Energi surya bukan lagi alternatif—melainkan landasan sistem energi global.

